Pelajaran Sekolah Sabat Dewasa
Selasa, 30 Mei 2017
Bintang Timur di Hatiku
“Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu” (2 Ptr. 1:19). Bacalah ayat ini dengan cermat. Apakah yang Petrus katakan yang begitu penting bagi kita, bahkan untuk sekarang ini?
Di sini, seperti yang kita lihat pada banyak tempat dalam Alkitab (Kej. 1:4, Yoh. 1:5; Yes. 5:20; Ef. 5:8), suatu pembagian dibuat antara terang dan gelap. Bagi Petrus Firman Tuhan bersinar seperti cahaya di tempat “gelap” (beberapa penerjemah juga menerjemahkan kata gelap sebagai “jorok,” “kotor”). Itulah mengapa dia sangat jelas mengatakan bahwa kita perlu “memperhatikan” terang itu, memperhatikannya sampai “fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.” Kita adalah makhluk yang telah jatuh, hidup di dunia yang jatuh dan gelap. Kita memerlukan kekuatan supra alami dari Tuhan untuk menuntun kita keluar dari kegelapan ini dan kepada terang itu, dan terang itu adalah Yesus.
Petrus mengarahkan para pembacanya pada suatu tujuan. Beberapa orang yakin bahwa ungkapan “sampai fajar menyingsing” berhubungan dengan kedatangan Yesus yang kedua. Meskipun itulah tentunya harapan utama kita, gagasan “bintang timur” terbit di hatimu terdengar lebih dekat dan lebih pribadi. “Bintang Timur” menunjuk kepada Yesus (Why. 2:28; 22:16). Terbit-Nya dalam hatimu adalah tentang mengenal Yesus, berpegang sepenuhnya kepadaNya dan mengalami realitas Kristus yang hidup dalam kehidupanmu sendiri secara pribadi. Yesus tidak boleh hanya menjadi kebenaran doktrinal; Dia harus menjadi pusat dari keberadaan dan sumber harapan dan iman kita. Jadi Petrus membuat hubungan yang jelas antara mempelajari Firman Allah dan memiliki hubungan yang menyelamatkan dengan Yesus, “Bintang Timur” itu.
Dan tentunya, dengan terang yang bercahaya di dalam kita, kita akan menyebarkannya kepada orang lain. “Seluruh bumi akan diterangi dengan kemuliaan kebenaran Allah. Terang itu bersinar ke semua negeri dan semua bangsa. Dan dari mereka yang telah menerima terang itu, terang itu akan terus bersinar. Bintang Timur telah terbit atas kamu, dan kamu ana memancarkan cahayanya pada jalan mereka yang dalam kegelapan.”—Ellen G. White, Christian Experience Anda? Teachings of Ellen G. White, hlm. 220.
Bagaimanakah mempelajari Firman Allah secara pribadi menolong Anda untuk mengenal Yesus dengan lebih baik?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar