Sabtu, 10 Februari 2018

PELAJARAN SEKOLAH SABAT DEWASA


Sabat, 10 Februari 2018
KEJUJURAN KEPADA ALLAH
Untuk Pelajaran Pekan Ini, Bacalah: Lukas 16:10; Im. 27:30; Kej. 22:1-12; Ibr. 12:2; Lukas 11:42; Ibr. 7:2-10; Neh. 13.
Ayat Hafalan: “Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik, dan mengeluarkan buah dalam ketekunan” (Lukas 8:15).
Apakah hati yang jujur itu, dan bagaimana menyingkapkannya? Budaya modern sering melihat kejujuran sebagai sesuatu yang samar-samar, etika relativitas; banyak orang kadang-kadang tidak jujur tetapi berpendapat itu dapat diterima asalkan pelanggarannya tidak terlalu besar. Juga keadaan tertentu, ditegaskan, bisa membenarkan beberapa ketidakjujuran.
Kebenaran dan kejujuran selalu bersama-sama. Namun, kita tidak dilahirkan dengan kecenderungan untuk menjadi jujur; itu adalah kebajikan moral yang dipelajari dan merupakan inti dari karakter moral seorang penatalayan.
Ketika kita mempraktikkan kejujuran, darinya datang hal-hal yang baik. Contohnya, tidak pernah khawatir tentang tertangkap dalam kebohongan atau kemudian harus menutupinya. Untuk alasan ini dan banyak lagi, kejujuran adalah ciri kepribadian yang berharga, khususnya di bawah situasi yang sulit ketika pencobaan mungkin dengan mudah mengarah kepada ketidakjujuran.
Dalam pelajaran pekan ini kita akan belajar konsep rohani dari kejujuran melalui praktik persepuluhan dan melihat mengapa persepuluhan sangat penting kepada seorang penatalayan dan penatalayanan.
*Pelajari pelajaran pekan ini untuk persiapan Sabat 17 Februari 2018.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BACAAN ALKITAB HARIAN

FOLLOW THE BIBLE

Yohanes 14:1-31 Rumah Bapa YOH 14:1 "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percaya juga kepada-Ku. YOH 14:2 Di rumah Bapa-...