Berkat-Berkat Allah
Seperti yang kita lihat dalam Maleakhi 3:10, Allah menjanjikan berkat besar kepada mereka yang setia dalam persepuluhan mereka. Namun berkat Allah tidaklah satu dimensi. Untuk menekankan, misalnya, akumulasi aset materi sebagai berkat, dengan mengorbankan segala sesuatu yang lain, adalah pandangan yang sangat sempit terhadap apa sesungguhnya berkat Allah itu.
Berkat dalam Maleakhi adalah berkat rohani dan juga berkat sementara. Arti berkat Allah dibuktikan dengan keselamatan, kebahagiaan, kedamaian hati, dan Allah selalu melakukan apa yang terbaik bagi kita. Juga, ketika kita diberkati oleh Allah, kita berkewajiban membagikan berkat-berkat itu dengan orang yang kurang beruntung. Kita telah diberkati untuk memberkati orang lain. Memang, melalui kita Allah mampu memperluas berkat-berkat-Nya di tempat lain.
Bacalah 1 Petrus 3:8, 9. Apakah yang Petrus katakan kepada kita tentang hubungan antara diberkati dan menjadi berkat bagi orang lain?
Dari persepuluhan berkat ganda datang. Kita diberkati, dan kita menjadi berkat kepada orang lain. Kita bisa memberikan dari apa yang telah diberikan kepada kita. Berkat-berkat Allah bagi kita menyentuh ke dalam dan kepada orang lain secara luar. “Berilah dan kamu akan diberi.... Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu” (Luk. 6:38).
Bacalah Kisah Para Rasul 20:35. Bagaimanakah hal ini berlaku untuk persepuluhan juga?
Berkat terbesar persepuluhan mengajarkan kita untuk percaya kepada Allah (Yer. 17:7). “Sistem persepuluhan yang istimewa ini didirikan di atas prinsip yang abadi seperti hukum Allah. Sistem persepuluhan ini adalah berkat bagi orang-orang Yahudi, jika tidak Allah tidak akan memberikannya kepada mereka. Demikian juga hal itu akan menjadi berkat kepada mereka yang melaksanakannya hingga akhir zaman. Bapa surgawi kita tidak memulai rencana persembahan terpadu untuk memperkaya diri-Nya sendiri, tetapi menjadi berkat besar kepada manusia. Dia melihat bahwa sistem kemurahan hati ini adalah satu-satunya yang dibutuhkan manusia.”—Ellen G. White, Testimonies for the Church, jld. 3, hlm. 404, 405.
Pikirkan tentang saat-saat Anda telah diberkati oleh Tuhan melalui pelayanan orang lain kepada Anda. Lalu bagaimanakah Anda dapat pergi dan melakukan hal yang sama kepada orang lain?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar