Jumat, 22 September 2017
Pendalaman - Injil dan Gereja
Pendalaman: “Roh Allah menahan kejahatan di bawah kendali hati nurani. Ketika manusia meninggikan diri di atas pengaruh Roh, ia menuai panen kejahatan. Selama orang itu seperti itu Roh memilikipengaruh yang kurang untuk menahan dia dari menabur benih ketidaksetiaan.Peringatan memilikikekutatan yang semakin mengecilatasnya.Secara bertahap dia kehilangan rasa takutnya Allah. Dia menabur dalam daging; ia akan menuai kebinasaan. Panendari benih yang iataburkan,menjadi matang. Dia menghina perintah-perintah Allah yang kudus. Hati dagingnya menjadi hati batu.Penolakan terhadap kebenaran menegaskan kesalahannya.Oleh sebab manusia menabur benih yang jahat, makapelanggaran hukum, kejahatan, dan kekerasan terjadi dahulu kala.
“Semua harus cerdas dalam memperhatikan agen perantara oleh manajiwa dihancurkan. Hal ini bukan karenaadanya keputusan yang Allah jatuhkan terhadap manusia. Dia tidak membuat orang buta rohani. Allah memberikanterang dan bukti yang cukup untukmenyanggupkan manusia membedakan kebenaran dari kesalahan. Tetapi Dia tidak memaksa manusia untuk menerima kebenaran. Dia memberinya kebebasanuntuk memilih kebaikan atau memilih kejahatan. Jika manusia menolak bukti yang cukup untuk membimbing keputusannya ke arah yang benar, dansekali memilih yang jahat, ia akan lebih mudah melakukan hal ini untuk kedua kalinya. Ketiga kalinya ia akan masih lebihsuka memisahkan diri dari Tuhan dan memilih untuk berdiri di pihak Setan. Dankelanjutannya ia akan terus sampai diamenetap dalam kejahatan, danmemercayai kebohongan yang ia anggapsebagai kebenaran.Perlawanannya telah menghasilkan tuaiannya (MS 126, 1901)“—Ellen G. White Comments,The SDA Bible Commentary, vol. 6, p. 1112.
Pertanyaan Diskusi:
Dalam arti praktis, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “Memulihkan” sesama orang percaya yang telah jatuh ke dalam dosa?Dalam cara apa sifat dari dosa yang dilakukan memengaruhi proses pemulihan? Apakah pemulhanberarti bahwa segalanya akan sama seperti sebelumnya? Diskusikan.
Pertanyaan Diskusi:
Dalam arti praktis, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “Memulihkan” sesama orang percaya yang telah jatuh ke dalam dosa?Dalam cara apa sifat dari dosa yang dilakukan memengaruhi proses pemulihan? Apakah pemulhanberarti bahwa segalanya akan sama seperti sebelumnya? Diskusikan.
Karena ada beberapa beban yang orang harus tanggung sendiri (Gal 6:5),bagaimanakah seorang percayamenentukan apakah dia harus mencoba untuk membantu seseorang?
Bagaimana gereja Anda menerapkan nasihat Paulus dalam Galatia 6? Apa yang dapat Anda lakukan secara pribadi untuk membuat perbedaan?
Ringkasan: Indikasi kehadiran Allah di antara umat-Nya adalah roh Kristusditunjukkan dalam gereja. Hal ini dapat dilihat dalam cara pengampunan dan pemulihan diberikan kepada mereka yang berbuat salah,dalam cara bagaimana mereka saling membantu dalampencobaan, dan dalam tindakan kebaikan yang sengaja diberikan tidak hanya di antara mereka sendiri tetapi juga kepadaorang-orang kafir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar